HUT ke-51 PDI Perjuangan, Marhaenisme Penangkal Konsumerisme

PDI perjuangan selalu menyertai setiap hela nafas perjuangan anak muda dalam memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Selasa, 09 Januari 2024 21:57 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Entitas yang paling merdeka adalah manusia. Bahkan burung yang selalu dijadikan lambang kebebasan pada hakikatnya masih memiliki banyak batasan, seperti ketinggian, jarak, tekanan udara, dan lain sebagainya. Namun tidak dengan manusia. Yang menjadi batas atas dirinya adalah pikirannya sendiri.

Di era distrupsi, informasi bergerak begitu cepat. Berbagai informasi tentang apa, siapa, dan di mana dapat dengan mudah kita akses melalui gawai canggih di genggaman kita. kita sebagai generasi muda juga dapat mengetahui trend apa saja yang sedang ramai diperbincangkan. Dari siapa wanita paling cantik di dunia, pekerjaan paling precious, hingga skin care terbaik tahun ini.

Baca:3 Bandara Dibangun di EraGanjar

Segala informasi tersebut disatu sisi terkesan memberikan kebebasan bagi anak muda untuk memilih apa yang kita kehendaki karena banyaknya referensi yang tersaji. Namun disisi lain, informasi yang tersaji di gawai kita justru membentuk konstruksi sosial atas standar ideal seperti standar kecantikan, kesuksesan, hingga kebahagiaan. Secara tidak sadar, terdapat pihak yang mengeksploitasi dan mendominasi pikiran kita sehingga kita menciptakan batas atas pikiran kita untuk memilih apa yang kita kehendaki.

Baca juga :