Banteng Kota Surabaya Maknai Idulfitri untuk Membangun Kebersamaan

Halal Bihalal merupakan gagasan Bung Karno bersama KH Wahab Chasbullah.
Rabu, 02 April 2025 07:44 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Lebaran Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriyah bukan sekadar perayaan keagamaan bagi umat Muslim, tetapi juga momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk memperkokoh persatuan. Salah satu tradisi yang melekat dalam perayaan ini adalah Halal Bihalal, yang memiliki makna mendalam dalam membangun kebersamaan di tengah keberagaman.

Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat, mengungkapkan bahwa Halal Bihalal merupakan gagasan Bung Karno bersama KH Wahab Chasbullah.

Tradisi ini awalnya muncul sebagai upaya untuk menyatukan pemimpin bangsa setelah masa revolusi, dan kini menjadi tradisi tahunan yang dijalankan oleh masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang.

Baca:GanjarIngatkan Presiden Prabowo Untuk Berhati-hati

Tradisi Halal Bihalal merupakan ide Bung Karno dan KH Wahab Chasbullah untuk Indonesia, memperkokoh persatuan di tengah ragam warna rakyatnya dengan duduk satu meja dan saling memaafkan, ujar Achmad Hidayat, Senin (31/3/2025).

Baca juga :