Kebumen, Gesuri.id - Mengantisipasi bencana alam agar tidak banyak menelan korban jiwa maupun materi memang tidak mudah. Meski begitu, upaya untuk meminimalisasi korban mesti terus dilakukan termasuk mengarahkan warga yang bermukim di daerah perbukitan atau kemiringan tajam untuk pindah ke daerah tidak rawan longsor.
Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko usai memberi pengarahan pada Sosialisasi Daerah Rawan Bencana bagi Pemangku Kepentingan Penanggulangan Bencana se-Kabupaten Kebumen, di Pendapa Serbaguna Setda Kebumen, Rabu (1/8).
Baca: Heru: GPA Jadi Ajang Evaluasi Hasil Pertanian Jateng
Yang sulit adalah antisipasi di lapangan. Termasuk warga di daerah perbukitan dengan kemiringan tajam, meskipun rawan terjadi bencana longsor namun warga enggan pindah, ujarnya.
Menurut politisi PDI Perjuangan itu, warga yang bermukim di daerah rawan bencana kerapkali menganggap bencana alam seolah-olah kejadian biasa. Padahal tidak jarang bencana itu menjadi kejadian yang luar biasa karena seringkali terjadi pada waktu yang tidak dapat diduga dan luar biasa karena tidak jarang banyak merenggut nyawa manusia.