Jokowi: Yang Sudah Pegang Sertifikat Tanah Harus Bersyukur

Masih 80 juta bidang tanah yang belum bersertifikat.
Kamis, 29 Agustus 2019 21:38 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, hingga tahun 2015 lalu, dari 125 juta bidang tanah yang harus bersertifikat baru 40 juta yang sudah ada sertifikatnya. Dengan demikian, masih 80 juta bidang tanah yang belum bersertifikat.

Tadi di Jawa Tengah 20 juta sertifikat yang harusnya dipegang, yang selesai baru 12 juta sampai saat ini, masih kurang 8 juta lebih, kata Presiden Jokowi saat menyerahkan secara simbolis 3.800 sertifikat tanah untuk rakyat, di GOR W.R. Supratman, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (29/8) siang.

Untuk itu, bagi yang sudah memegang sertifikat, Kepala Negara mengingatkan agar sudah memegang sertifikat hak atas tanahnya mengucapkan rasa syukur, karena sertifikat itu merupakan tanda hak hukum atas tanah yang dimiliki.

Ini nanti kalau ada, ujug-ujug nggih ada orang datang, buka dis ini, ada di sini namanya ada, letaknya di desa mana ada, luasnya berapa di bawah ada semuanya. Udah. Nggak bisa yang namanya diotak-atik karena sertifikat adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki, ungkap Presiden seraya menunjukkan salah satu sertifikat dimaksud.

Dulu, lanjut Presiden, satu tahun produksi sertifikat di seluruh Indonesia itu 500 ribu, 600 ribu. Tahun ini 9 juta, sudah hampir 14 kali lipat dari sebelumnya. Ia menyebutkan, pemerintah menargekan pada 2025 nanti sertifikat seluruh Indonesia harus selesai.

Baca juga :