Jakarta, Gesuri.id - Politikus PDI Perjuangan Dewi Tanjung menilai aksi mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron yang digelar FPI dan PA 212 pada Senin (2/11) berlebihan dan terkesan tak perlu.
Dewi Tanjung menilai kelompok seperti FPI dan PA 212 seharusnya pergi ke Prancis jika mereka benar-benar marah terhadap sikap Emmanuel Macron.
Baca:Tolak Boikot!Dewi TanjungTetap Pakai Produk Prancis
Zulkarnaen, Maaher, PA 212, FPI, dan ustaz-ustaz kadrun hanya gede bicara. Mereka enggak berani dan enggak punya nyali pergi perang beneran ke Prancis. Kelompok penjual agama ini hanya jago kandang dan jago keroyokan, tulis Dewi Tanjung melalui akun Twitter pribadinya, dikutip Senin.