Jakarta, Gesuri.id - DPD PDI Perjuangan Jatim meminta semua pihak terkait untuk tidak menggunakan cara kekerasan (represi) dalam menyikapi fenomena aksi demonstrasi menolak UU TNI yang dilakukan mahasiswa dan masyarakat sipil beberapa hari terakhir di berbagai kota di Tanah Air, termasuk di wilayah Jatim.
Pasalnya, penanganan demonstrasi dengan menggunakan kekerasan dinilai bukan hal yang semestinya dilakukan. Sebaliknya pendekatan dialogis haruslah lebih diutamakan agar stabilitas Jatim tetap terjaga.
Baca:GanjarPranowo Harap Masalah Gas Melon Cepat Tuntas
Kami berharap semua pihak tidak menggunakan cara-cara kekerasan. Mahasiswa yang berdemonstrasi adalah anak-anak bangsa yang membawa aspirasi sebagai bagian dari tugas sejarahnya. Pendekatan humanis dan dialogis harus diutamakan oleh semua pihak, pinta Wakil ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Deni Wicaksono, Selasa (25/3).