DPRD Makassar, Andi Tenri Uji Idris, Soroti Polemik Pengelolaan Pasar Sentral

Politisi PDI Perjuangan ini menilai pemerintah kota seolah membiarkan masalah ini berlarut-larut tanpa solusi konkret.
Jum'at, 28 Maret 2025 14:34 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi B DPRD Makassar, Andi Tenri Uji Idris, kembali menyoroti polemik pengelolaan Pasar Sentral yang hingga kini belum menemui titik terang.

Politisi PDI Perjuangan ini menilai pemerintah kota seolah membiarkan masalah ini berlarut-larut tanpa solusi konkret.

Persoalan ini berawal dari perjanjian antara Perumda Pasar Makassar Raya dan PT MTIR pada 30 Maret 2017. Setelah dievaluasi, kerja sama tersebut dinilai merugikan Pemerintah Kota Makassar dan perlu segera diperbaiki.

Masalah ini sudah ada sebelum saya duduk di DPRD Makassar, dan sampai sekarang belum tuntas. Mungkin sudah 20 tahun, tegas Andi Tenri Uji, Rabu (26/3/2025).

Ia mempertanyakan kontrak kerja sama yang dianggap memberatkan dan berdampak pada pasar-pasar lain di Makassar. Banyak pedagang yang enggan menempati bangunan yang telah disediakan, karena lebih nyaman berjualan di luar area pasar.

Baca juga :