Jakarta Gesuri.id - Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyebutkan, isu pemotongan THR di RS-RS milik Kementerian Kesehatan perlu segera ditangani, karena hal itu tidak sejalan dengan transformasi kesehatan di bidang sumber daya manusia kesehatan.
Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, Edy menyebutkan, sebelumnya ramai di RSUP Dr Kariadi, Semarang, pemotongan remunerasi hingga tunjangan hari raya (THR), kini masalah serupa di RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta. Di RSUP Dr Kariadi, katanya, tenaga kesehatannya pada 17 Maret lalu hanya mendapatkan 50 persen dari tunjangan kinerja yang seharusnya.
Hal yang lebih menyedihkan terjadi kepada tenaga kesehatan di RSUP Dr Sardjito karena hanya menerima THR sebesar 30 persen saja, katanya.