Jakarta, Gesuri.id - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD berjanji memperjuangkan kaum buruh. Bukan hanya buruh yang bekerja di perusahaan, tetapi juga di perdesaan, khususnya buruh ibu-ibu.
Jadi bicara buruh, bukan hanya yang di kantor-kantor atau perusahaan resmi, di situ juga banyak masalah, tapi juga kaum buruh yang ibu-ibu di perdesaan, kata Mahfud MD di acara Tabrak Prof! di Bento Kopi, Kota Bandar Lampung, Lampung, Kamis (25/1/2024) malam.
Biasanya, buruh ibu-ibu yang di perdesaan, kata Mahfud, bekerja mati-matian tapi gajinya tidak jelas. Dia mencontohkan buruh ibu-ibu yang bekerja di sektor perkebunan.
Karena gajinya kecil, kadang sehari hanya Rp30.000, kadang-kadang dibayar, kadang-kadang tidak, ujarnya.
Mahfud mengatakan buruh ibu-ibu ini terpaksa bekerja dan menerima pembayaran kecil tersebut disebabkan tidak adanya pekerjaan lain.