Manado, Gesuri.id - Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Adriana Dondokambey mendorong peningkatan pendidikan karakter bagi para pelajar.
Hal itu guna memberikan pengetahuan bahaya laten korupsi. Selain itu, Politisi PDI Perjuangan itu juga meyakini bahwa, pendidikan karakter menjadi salah satu cara untuk mencegah tindak korupsi.
Baca: Pendidikan Karakter di Kampus Harus Diperkuat
"Kiranya pendidikan karakter bagi pelajar pelu ditingkatkan, terutama untuk mencegah bahaya laten korupsi. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada semua tenaga pendidik untuk menanamkan karakter-karakter yang kuat bagi peserta didik," kata Adriana, Selasa (25/12).
Adriana yang merupakan Calon Anggota DPR RI Dapil Sulut dari PDI Perjuangan nomor urut 1 itu pun menjelaskan, karakter-karakter yang harus ditanamkan pada peserta didik yaitu berupa sikap toleransi, tenggang rasa, nasionalisme, kejujuran serta anti korupsi.
Menurutnya, dengan pendidikan karakter sejak dini, diharapkan akan melahirkan generasi-generasi muda yang lebih baik.
"Melalui sekolah dan institusi pendidikan lainnya akan menghasilkan generasi muda yang lebih baik. Perlu penanaman karakter sejak dini, seperti nasionalisme, kejujuran, anti korupsi dan juga tenggang rasa dan toleransi," paparnya.
Lebih lanjut Andriana mengatakan, sebagai seorang guru, tugas mereka tak hanya menjadi pengajar saja. Melainkan mendidik generasi muda untuk menciptakan calon-calon penerus bangsa.
Baca: Seni-Budaya Sarana Pendidikan Karakter Milenial dan Gen-Z
"Tugas seorang guru itu tak hanya sekedar mengajar sesuai dengan pelajarannya saja. Yang tak kalah penting yaitu mendidik dan menanamkan karakter bagi semua peserta didik untuk menjadi pribadi yang lebih baik," ujarnya.
Politisi perempuan ini meyakini, dengan menecegah tindak korupsi sejak dini, maka generasi baru yang lebih baik akan lahir demi terwujudnya kesejahteraan bangsa