Ikuti Kami

Banteng Jateng Gelar Halalbihalal Usai Lebaran

Fahrurozi juga menyebut Bambang Pacul adalah imam-nya PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Banteng Jateng Gelar Halalbihalal Usai Lebaran
Kader PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Jakarta, Gesuri.id - Tradisi Halal Bihalal merupakan tradisi yang hanya ada di Indonesia dan bermakna agar kita selalu bangga menjadi Indonesia.

Hal itu disampaikan Dr KH Fachrurozi M.Ag saat menyampaikan tauziyah dalam halal bihalal DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah di Kantor DPD Panti Marhaen, Jumat (4/4).

Hadir Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto, Sekretaris H Sumanto yang juga Ketua DPRD Jateng, Bendahara Agustina Wilujeng P yang juga Wali Kota Semarang. Halal bihalal juga dihadiri para anggota Fraksi PDI Perjuangan, pengurus DPC-DPC, para bupati wali kota dari PDI Perjuangan dan fungsionaris partai.

Baca: Ganjar Pranowo Harap Masalah Gas Melon Cepat Tuntas 

Fachrurozi menuturkan, kata halal bihalal tidak ada dalam bahasa Arab dan hanya ditemukan di Indonesia.

"Memang, banyak kata yang berubah arti ketika digunakan penutur Jawa," katanya.

Dia memberi contoh, takjil arti sebenarnya adalah segera. "Tapi di Jawa Tengah berubah arti menjadi snack," ujarnya disambut tawa.

Tarawih, lanjutnya, arti aslinya santai, tapi di Jawa artinya menjadi cepat. "Kesuwen, bubar," ujarnya.

Idulfitri arti aslinya adalah kembali sarapan, setelah sebulan penuh puasa. "Jadi, Mbak Fitri artinya Mbak Sarapan," canda Kiai Fachrurozi.

"Ada teman lahir Agustus, tapi tidak mau menamai Agustus, maka dinamai Barjuli," kata dia disambut tawa hadiri.

Itulah budaya Jawa yang menarik. Termasuk halal bihalal. "Ternyata, kata asilnya dari Tegal. Suatu ketika, di sebuah rumah, keluarga menyiapkan makanan lengkap. Si bibi yang melihat bertanya. Dik, ini makanan kok banyak sekali apa halal? Dijawab, halal bi," paparnya, yang kembali disambut gelak tawa.

Inti dari kisah itu, lanjut dia, agar kita bangga menjadi Indonesia.

"Tidak perlu meniru Jepang misalnya, yang membanggakan bunuh diri. Kita malah menerapkan teori sublimasi, yang menyerap dan mengubah ancaman menjadi positif.

Fahrurozi juga menyebut Bambang Pacul adalah imam-nya PDI Perjuangan Jawa Tengah. "Namanya imam, semua pasti mengikuti. Loyalitas inilah yang layak kita teladani dan kita jaga," tegasnya.

Sekretaris DPD H Sumanto dalam sambutannya mengatakan, puasa Ramadan 30 hari penuh diharapkan membawa semangat baru bagi kemajuan PDI Perjuangan, khususnya DPD Jawa Tengah.

Baca: Ganjar Beberkan Penyebab Kenapa PDI Perjuangan Baru

"Dalam rangka halal bihalal ini, semoga semakin menyolidkan jajaran partai untuk mempersiapkan kemenangan spektakuler lima tahun ke depan," katanya.

Dia menandaskan, Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi yang diharapkan kontribusi besar dalam perjuangan politik.

"Kita sudah mensukseskan 19 bupati walikota. Ini prestasi yang perlu ditingkatkan," ujarnya.

Quote