Ikuti Kami

Banteng Riau Siap Dampingi Hasto Kristiyanto, Kirim 20 Pengacara

Pernyataan ini disampaikan terkait adanya isu yang berkembang tentang upaya merusak stabilitas internal partai moncong putih tersebut.

Banteng Riau Siap Dampingi Hasto Kristiyanto, Kirim 20 Pengacara

Jakarta, Gesuri.id - Sejumlah kader PDI Perjuangan di Riau menyatakan kesiapan mereka untuk turun tangan mengamankan jalannya Kongres PDI Perjuangan yang dijadwalkan pada April 2025. 

Pernyataan ini disampaikan terkait adanya isu yang berkembang tentang upaya merusak stabilitas internal partai moncong putih tersebut.

Isu ini diperkuat dengan situasi yang tengah dihadapi Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus Harun Masiku, meskipun bukti keterlibatan Hasto masih belum jelas.

Pernyataan tersebut disuarakan oleh mantan Ketua PDI-Perjuangan Riau, Suryadi Khusaini, dalam sebuah video berdurasi pendek yang diunggah di akun TikTok miliknya @Suryadi kh.

Dalam video tersebut, Suryadi yang didampingi oleh anaknya, Muhammad Dikky Suryado - anggota DPRD Pekanbaru, serta sejumlah kader PDI Perjuangan lainnya, menyampaikan pendapat mereka mengenai situasi politik yang sedang berkembang.

Suryadi mengungkapkan bahwa meskipun adanya penetapan status tersangka terhadap Hasto Kristiyanto, para kader dari arus bawah, baik struktural maupun non-struktural, tetap mendukung penuh partai. 

Ia menegaskan bahwa partai tidak perlu khawatir dengan isu politik yang beredar, dan bahkan siap memberikan dukungan hukum dengan mengirimkan 20 pengacara untuk mendampingi Hasto Kristiyanto jika diperlukan.

"Secara supervisi hukum kita menghormati, namun kami kader di Riau siap mengirimkan 20 pengacara untuk mendampingi Bapak jika diperlukan," ujar Suryadi, pada Senin (30/12/2024).

Selain itu, Suryadi juga menanggapi pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang sebelumnya menyatakan adanya upaya dari pihak-pihak tertentu yang berusaha mengganggu kelancaran kongres PDI Perjuangan, seperti yang terjadi pada periode 1995-1998. 

Suryadi mengungkapkan kekhawatirannya akan potensi gangguan terhadap kongres yang akan datang dan menyatakan bahwa seluruh kader, baik di Riau maupun di luar daerah, siap membela PDI Perjuangan agar kongres dapat berjalan lancar tanpa gangguan.

"Bagi siapapun yang berniat mengganggu kongres PDI Perjuangan, saya minta untuk urungkan niat itu. Mengganggu PDI Perjuangan itu terlalu mahal, apalagi jika peristiwa 1995-1998 terulang lagi," tegasnya.

Suryadi juga menyatakan bahwa para kader PDI Perjuangan di Riau siap untuk menjaga kelancaran dan kesuksesan Kongres 2025, demi menjaga kestabilan dan integritas partai. 

"Biarkan kongres berjalan lancar, biarkan demokrasi berjalan dengan baik," pungkasnya.

Sumber: www.liputanoke.com

Quote