Ikuti Kami

Mendoakan Ibu Megawati Jelek, Contoh Akhlak Buruk! 

"Di dalam khazanah pesantren, doa seperti itu masuk dalam perilaku yang sangat tercela, al-akhlaq al-madzmumah".

Mendoakan Ibu Megawati Jelek, Contoh Akhlak Buruk! 
Wakil Ketua Lembaga Ta'mir Mesjid PBNU, Haji Zainal Arifin Na'im. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Lembaga Ta'mir Mesjid PBNU, Haji Zainal Arifin Na'im, sangat menyayangkan adanya doa yang sangat tidak pantas di majlis yang mulia, yaitu Maulid Nabi Muhammad SAW.

Doa yang tak pantas itu adalah mendoakan Ketua Umum PDI Hajjah Megawati Soekarnoputeri dan Presiden Jokowi dengan doa yang buruk. Adalah seorang pendukung tokoh FPI Habib Rizieq Syihab bernama Habib Idrus, yang mengucapkan doa tak pantas itu.

Baca: Anton Charliyan Desak Negara Tindak Tegas Kelompok Intoleran

Haji Zainal menegaskan doa itu merupakan sebuah contoh akhlak yang sangat buruk.

"Di dalam khazanah pesantren, doa seperti itu masuk dalam perilaku yang sangat tercela, al-akhlaq al-madzmumah. Apalagi doa tersebut dilakukan dan diamini oleh sejumlah habib yang hadir dalam majlis Maulid Nabi, sungguh sangat memalukan," tegas Haji Zainal. 


           
Perilaku seperti itu, sambung Haji Zainal, sangat bertentangan dengan ajaran Rasulullah SAW. Di samping mengajarkan umat dengan hal-hal yang tidak berakhlak, juga bertentangan dengan ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin. 

"Rasulullah SAW sangat lembut dan bijak, hatta terhadap Non- Muslim. Di Thaif, Rasulullah SAW selalu diludahi ketika mau ke mesjid, tapi Rasulullah SAW selalu membersihkan ludah orang tuna netra itu, padahal setiap harinya keluar dari mulutnya kata-kata menghina Rasulullah SAW," ungkap Haji Zainal. 

Haji Zainal melanjutkan, orang yang berakhlak sejatinya mendoakan para pemimpin dengan doa-doa yang baik, karena di pundaknya terdapat tanggungjawab yang besar. 

"Apalagi sebagai sosok yang dalam dirinya ada darah keturunan Nabi, sejatinya mencerminkan akhlak Nabi Muhammad SAW, bukan justru mencontohkan perilaku yang sangat jauh dari akhlak Nabi," ujarnya

Sementara itu, Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) pun sangat menyayangkan adanya ceramah dan doa seperti itu. 

Baca: Disinggung FPI, Gibran: Selalu Ada Bawaslu Yang Mengawasi

Sekretaris Umum Bamusi Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menegaskan, doa Habib Idrus itu bagaikan "meludah" ke langit. Dan bila kita meludah ke langit,  ludah itu akan terpercik ke wajah kita sendiri. 

"Sesama Muslim, masa mendoakan yang tidak baik? Dalam kitab Risalatul Mu'awanah karya Al Allamah Sayid Abdullah bin Alawi Al Hadad, juga dijelaskan larangan mendoakan jelek baik pada diri sendiri maupun kepada sesama Muslim," papar Gus Falah, dalam keterangan resminya, Kamis (19/11). 

Dalam kitab itu, termaktub penjelasan, bahwa bila suatu laknat sudah keluar dari mulut seseorang akan naik ke arah langit, maka ditutuplah pintu-pintu langit dihadapannya sehingga ia turun kembali ke bumi. Dan dijumpai pintu-pintu bumi pun tertutup baginya. 

Lalu ia menuju orang yang dilaknat, bila yang bersangkutan patut menerimanya. Tapi bila yang dilaknat tidak layak menerimanya, maka laknat itu akan kembali pada orang yang mengucapkannya. 

"Jadi saya fikir, kita harus senantiasa menjauhkan diri dari perbuatan melaknat sesama Muslim. Jangankan kepada sesama Muslim, kepada hewan saja kita tidak boleh mengucapkan hal yang tidak baik. Sehingga kita tak boleh melaknat siapapun atau apapun, baik manusia atau bukan," ujar Gus Falah.

Quote