Ikuti Kami

Wajah Baru Warnai Kepengurusan DPP PDI Perjuangan 

Sejumlah nama dan wajah baru muncul di struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

Wajah Baru Warnai Kepengurusan DPP PDI Perjuangan 
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri didampingi oleh sejumlah pengurus baru DPP PDI Perjuangan. Foto: Gesuri.id/ Elva Nurrul Prastiwi.

Bali, Gesuri.id - Sejumlah nama dan wajah baru muncul di struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Salah satunya adalah Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yang menjabat Ketua DPP PDI Perjuangan bidang kebudayaan.

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri pun membeberkan bahwa dirinya baru menghubungi Risma tadi malam untuk menawarkan posisi ketua DPP. Dia mengaku cukup terkejut saat Risma menyanggupi ajakannya.

Baca: Ara: Risma Bisa Maju di Pilkada Jakarta 2022 Lawan Anies

"Saya coba menghubungi orang ini tadi malam dan ternyata mau. Jadi saya mikir ajaib juga, kok mau ya?" ucap Megawati sembari tersenyum saat membacakan susunan pengurus DPP di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Sabtu (10/8).

Sayangnya, Risma tak bisa hadir dalam pelantikan pengurus DPP. Megawati mengatakan saat ini Risma tengah disibukan pekerjaannya sebagai kepala daerah.

"Jadi untuk bidang kebudayaan yang hari ini mohon maaf (tidak bisa hadir) karena sedang bongkar-bongkat sekolah katanya. Ibu Tri Rismaharini," ungkap Megawati.

Risma diketahui sempat menghadiri pembukaab Kongres V PDI Perjuangan, Kamis (8/8) lalu. Kehadirannya cukup membuat heboh lantaran dia datang dengan menggunakan moda transpotasi ojek online.

Selain Risma, nama baru lainnya di kepengursan DPP PDI Perjuangan adalah Bambang Wuryanto sebagai ketua bidang pemenangan pemilu, Yasonna Laoly sebagai ketua bidang hukum dan HAM, Sadarestuwati ketua bidang kerakyatan, dan Arief Wibowo sebagai wakil sekretaris jenderal bidang pemerintahan.

Baca: Risma Berpotensi Habisi Karir Politik Anies

Megawati juga membentuk bidang baru yaitu bidang luar negeri. Dia menuturkan isu luar negeri itu cukup sulit karena harus tahu politik, mesti bisa berkoordinasi dengan beberapa kementerian serta legislatif, sekaligus mesti berbahasa inggris. Yang ditunjuk sebagai Ketua DPP bidang luar negeri adalah Ahmad Basarah.

"Musti bisa bahasa Inggris. Kalau tak bisa, mesti belajar," kata Megawati.

Quote