Depok, Gesuri.id - DPC PDI Perjuangan Kota Depok menggandeng Polda Metro Jaya menggelar Sentra Vaksin selama empat hari dari 5 sampai 8 Agustus 2021
Vaksinasi dari DPC PDI Perjuangan Kota Depok dibagi menjadi dua lokasi tersebut, yakni 5-6 Agustus di Ruko Perumahan Bukit Novo Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas dan 7-8 di Agustus di Jalan Raya Bogor Kampung Sidamukti, RT002/001 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong itu diikuti lebih dari 2.000 warga.
“Vaksinasi yang diselenggarakan DPC PDI Perjuangan Kota Depok ini hari keempat. Di wilayah Cilodong ini dilaksanakan selama dua hari, sebelumnya di Kecamatan Pancoranmas dua hari,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo (HTA) di Depok, Minggu (8/8).
Baca: Puan: Syarat Sertifikat Vaksin Barengi Perluasan Cakupan
Berdasarkan data yang diterima per 8 Agustus pukul 15.06 WIB, sambung pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Depok ini mengungkapkan, sudah hampir 2.000 warga yang mendaftar. Hal ini, kata dia merupakan sesuatu yang bagus. Artinya, masyarakat sudah semakin sadar dan aware terhadap vaksinasi Covid-19.
“Kesadaran ini lah yang diperlukan oleh masyarakat. Dengan antusiasme yang begitu tinggi ini, seharusnya Pemkot Depok mengambil peran, bagaimana memaksimalkan dan memassifkan lokasi-lokasi vaksinasi seperti ini.” tegas HTA.
Selain itu, HTA menegaskan agar Pemkot juga dapat bekerjasama dengan seluruh stakeholder di Kota Depok. Dan, Dinas Kesehatan Kota Depok lebih intensif melakukan sosialisasi ke masyarakat. Sehingga, persentase masyarakat yang tervaksin semakin tinggi dan target herd immunity dapat tercapai.
“Herd Immunity ini di atas 70 persen. Jika kita bisa mencapai 90 persen bisa lebih bagus. Makanya PDI Perjuangan mengambil langkah itu dan bekerjasama dengan Polda Metro Jaya. Kita bersyukur agenda ini sudah berjalan sangat baik,” ucap HTA.
HTA menambahkan, untuk membantu pemerintah menanggulangi dampak Covid-19, pihaknya juga membuat dapur umum di 63 kelurahan yang ada di Depok, bersama kader partai guna membantu masyarakat yang isolasi mandiri (Isoman) di rumah.
“Yang Isoman kami kirimkan makanan ke mereka-mereka yang tidak bisa melakukan apa-apa di rumah karena terpapar Covid-19. Kami bekerjasama dengan UMKM di sekitar, ini juga membantu pelaku UMKM agar bisa menjalankan roda ekonomi mereka di tengah pandemi,” imbuh HTA.
HTA juga mengimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dan masyarakat tidak boleh takut mengikuti vaksinasi, karena ini bagian dari upaya penanggulangan Covid-19.
“Ini untuk terwujudnya herd immunity. Sehingga, kedepannya kita bisa meminimalisir dampak yang ditimbulkan oleh Covid-19 ini,” ucap HTA.
Baca: Bupati Pangandaran Percepat Vaksinasi di 9 Desa
Sementara, sang empuya tempat, Ali Akbar mengaku bersyukur program vaksinasi berjalan dengan sukses. Bahkan, seluruh peserta vaksin mematuhi arahan dari panitia, yakni dengan disiplin menerapkan Prokes Covid-19.
“Kita harus meningkatkan lagi program vaksinasi lagi di Depok. Sebab, kita ditargetkan 70 persen warga tervaksin. Sehingga, terwujud herd immunity dan sektor perekonomian dapat kembali berputar. Saya pun siap jika diminta menyediakan tempat di sini,” ujar Ali Akbar yang juga Ketua Umum Patriot Bela Bangsa.
Salah satu warga yang mengikuti program vaksinasi DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Dewi Maryati mengaku terbantu dengan adanya agenda tersebut. Pasalnya, tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit atau lokasi yang ditunjuk pemerintah.
“Semoga bisa diadakan lagi untuk dosis kedua,” ucap Dewi.