Bogor, Gesuri.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Kepresiden Bogor, mengeluarkan pernyataan resmi terkait musibah tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun di danau Toba beberapa waktu lalu. Dirinya meminta semua pihak terlibat mencari para korban yang masih belum ditemukan dari kapal yang tenggelam di Danau Toba untuk segera diselamatkan. Namun pencarian hari ini telah dihentikan untuk dilanjutkan esok hari.
"Terhadap korban yang hilang, saya minta Basarnas, TNI, Polri, BNPB secepatnya segera menemukan dan menyelamatkan korban," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (20/6).
Baca: Jokowi Janji Beri Santunan Korban Kapal Tenggelam Danau Toba
Tak lupa, dalam konferensi pers resminya, Jokowi juga menyampaikan belasungkawa terhadap para korban yang meninggal dunia. Jokowi meminta musibah kapal tenggelam itu agar menjadi pelajaran.
“Saya minta kasus seperti ini jangan sampai terulang lagi dan saya telah memerintahkan kepada Menteri Perhubungan untuk mengevaluasi seluruh standar keselamatan bagi angkutan penyebrangan,” instruksi Jokowi.
Terkait hal yang sama, Kabasarnas Marsekal Madya M Syaugi, menyatakan hingga siang tadi, ada 192 orang yang dilaporkan hilang. Jumlah itu merupakan laporan masyarakat yang menyatakan anggota keluarganya hilang, tapi belum tentu ikut dalam kapal nahas tersebut.
Sejak berita ini diturunkan, korban yang ditemukan sejauh ini 21 orang termasuk 3 orang yang ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia