Ikuti Kami

Pelatihan Imam-Khotib, Harus Bawa Misi Rahmatal Lil A’lamin 

"Jangan sampai sebagai Khatib menyampaikan dakwah ujaran kebencian, membuka aib orang".

Pelatihan Imam-Khotib, Harus Bawa Misi Rahmatal Lil A’lamin 
Plt Walikota Tanjungbalai Waris Tholib membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Imam dan Khotib bagi masyarakat Kota Tanjungbalai, di Aula MUI Tanjungbalai, baru-baru ini.

Tanjungbalai, Gesuri.id - Plt Walikota Tanjungbalai Waris Tholib membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Imam dan Khotib bagi masyarakat Kota Tanjungbalai, di Aula MUI Tanjungbalai, baru-baru ini.

Baca: Hoax Megawati Sakit, Banteng Tabanan Laporkan Akun Penyebar

Kegiatan yang mengusung tema “Dalam Mewujudkan Rahmatan Lil A’lamin Bagi Masyarakat Kota Tanjungbalai” tersebut diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan MUI Kota Tanjungbalai.

Dalam Sambutannya, Waris Tholib menyampaikan kepada seluruh peserta pelatihan, agar memanfaatkan momentum berharga tersebut untuk mengembangkan diri dan meningkatkan wawasan keislaman.

Waris berharap pelatihan itu memberikan pemahaman tentang pelaksanaan syariat Islam dan meningkatkan peran khatib dan imam dalam pembinaan spiritualitas masyarakat.

“Peserta harus belajar serius dan benar-benar mengikuti pelatihan. Jangan sampai sebagai Khatib menyampaikan dakwah ujaran kebencian, membuka aib orang. Apalagi tidak sesuai kaidah dan tidak memahami aturan khotbah,” ucap Waris.

Menurutnya, Khotib dan Imam mempunyai peran kedudukan yang sama yakni selalu berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam setiap kegiatan-kegiatan.

Kedua pemuka agama tersebut harus membina umat dari berbagai persoalan. Terlebih di tengah kemunculan berbagai fenomena penyimpangan ajaran agama oleh pihak-pihak tertentu.

“Tugas dan tanggung jawab para khatib dan juga imam masjid adalah dalam menangani berbagai isu agar dapat diselesaikan dengan baik. Dakwah yang santun, semoga bisa tersebar luas dan dapat diterima oleh masyarakat Tanjungbalai. Khatib dan Imam harus membawa misi Rahmatal Lil A’lamin, menjadi penyejuk di Tanjungbalai, kota yang kita cintai ini,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Walikota Waris juga menyerahkan Kain Sarung secara simbiolis kepada peserta training sebagai bentuk komitmen Pemkot Tanjungbalai untuk mendukung program MUI Tanjungbalai yang menggelar kegiatan Pelatihan Khatib dan Imam tersebut.

Pelatihan Khotib dan Imam diikuti oleh 41 orang peserta, yang berasal dari utusan organisasi kegamaan dan sekolah, diantaranya yakni PRITA, Fordapim, Mimbar, FPDB, Podium, Madrasah, dan utusan MUI Kecamatan.

Baca: Gibran Geram Lihat Komputer di SMK-SMK Masih Jadul

Adapun Narasumber dalam kegiatan pelatihan tersebut yakni Ustadz Ramlan Panjaitan, yang bertindak menjadi Pelatih Imam dan Ustadz Afrizal Zulkarnain sebagai Pelatih Khatib.

Hadir dalam acara pelatihan Ketua MUI Tanjungbalai Hajarul Aswadi, Kabag Umum Hurmaini Nasution dan Kabag Kessos Mhd Fakhrialdi.

Quote