Ikuti Kami

Bupati Pangandaran Percepat Vaksinasi di 9 Desa

Dari 9 desa itu terdapat di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Pangandaran, Kecamatan Kalipucang, Kecamatan Parigi dan Kecamatan Cijulang.

Bupati Pangandaran Percepat Vaksinasi di 9 Desa
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata.

Pangandaran, Gesuri.id - Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menargetkan sebanyak 9 desa di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat jadi fokus percepatan vaksinasi Covid-19.

Desa yang jadi fokus percepatan vaksinasi Covid-19 tersebut merupakan Desa yang memiliki objek wisata.

Baca: Ocehan Biden Jakarta Tenggelam, Anies Salah Stop Reklamasi !

Dari 9 desa itu terdapat di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Pangandaran, Kecamatan Kalipucang, Kecamatan Parigi dan Kecamatan Cijulang.

Untuk di Kecamatan Pangandaran ada 4 desa, yakni Desa Pangandaran, Desa Babakan, Desa Pananjung dan Desa Wonoharjo. Sedangkan di Kecamatan Kalipucang ada dua Desa yaitu Desa Bagolo dan Desa Emplak. Sementara di Kecamatan Parigi ada dua desa yaitu Desa Ciliang dan Desa Cibenda dan untuk Kecamatan Cijulang ada satu yaitu Desa Batukaras.

"Tujuan fokus percepatan di Desa yang memiliki objek wisata tersebut merupakan persiapan dan antisipasi jika objek wisata sudah diizinkan dibuka oleh Pemerintah Pusat," kata Jeje, Senin (9/8).

Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan, desa yang menjadi prioritas vaksinasi Covid-19 adalah pelaku usaha wisata.

"Objek wisata pasti mengundang kerumunan orang dan saya ingin pada bulan Agustus ini tingkat vaksinasi pelaku usaha wisata bisa tinggi," terangnya.

Baca: Isu Sesat Soal Vaksin? Rahmad Minta Pemerintah Lakukan Ini

Jeje menjelaskan, pihaknya sedang menghitung berapa kebutuhan dosis vaksin bagi para pelaku usaha wisata.

"Sekarang kami punya 40 ribu dosis vaksin, mungkin sekitar 10 sampai 15 ribu dosis untuk tempat wisata," jelasnya.

Jeje juga akan kembali membentuk lima tim vaksinasi tambahan khusus untuk menangani pelaku usaha wisata.

Sebagai informasi, sejak PPKM diberlakukan, pelaku usaha wisata sangat terdampak sehingga terjadi penurunan perekonomian. 

Quote