Kapuas Hulu, Gesuri.id - Bupati Kapuas Fransiskus Diaan mengatakan danau adalah perairan darat yang perlu diselamatkan, khususnya bagi masyarakat Kapuas Hulu bergantung pada sungai dan danau.
Baca Masinton Sebut Saat Ini Ada Sosok Seperti Harmoko
"Sebagian besar masyarakat kita bergantung pada sungai dan danau," kata Bupati Sis sapaan akrabnya, usai mengikuti Rakor Direktorat Rehabilitasi Perairan Darat dan Mangrove Ditjen PDASRH Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengenai Penguatan Implementasi Penyelamatan Perairan Darat Menuju Ketahanan Air Indonesia, Selasa (15/3).
Ia berharap rakor tersebut berdampak positif bagi masyarakat.
Bang Sis juga menjelaskan, rakor yang mengusung tema 'Penguatan Implementasi Penyelamatan Perairan Darat Menuju Ketahanan Air Indonesia' itu bertujuan mendapatkan kesepahaman para pihak tentang penyelamatan perairan darat.
Selain itu, Rakor ini juga untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi antarpihak dalam melakukan penyelamatan perairan darat, termasuk di dalamnya danau.
Pemerintah, kata Bang Sis, telah menerbitkan Peraturan Presiden RI Nomor 60 Tahun 2021 tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional.
"Ini merupakan salah satu wujud percepatan penanganan danau prioritas," kata Bang Sis.
Di dalam Peraturan Presiden RI Nomor 60 Tahun 2021 ini, jelas Bang Sis, memuat arah dan strategi penanganan 15 Danau Prioritas Nasional, yang mana Danau Sentarum Kapuas Hulu termasuk di dalamnya.
Baca Kata Sekjen Hasto Soal Klaim Luhut Tentang Penundaan Pemilu
Salah satu target pembangunan yang tertuang dalam RPJMN 2020-2024, ungkap Bang Sis, yakni ketahanan air untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dalam mewujudkan ketahanan air tersebut, lanjut dia, danau merupakan salah satu perairan darat yang harus diperhatikan dan dilaksanakan. Dilansir dari kabaronlinecom.