Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR-RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menyatakan, alokasi investasi oleh Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID yang mencapai Rp20,6 triliun, membuktikan komitmen Badan Usaha Milik Negara tersebut dalam menyukseskan hilirisasi pertambangan.
Gus Falah menilai, komitmen investasi ini selaras dengan upaya MIND ID yang konsisten berupaya melakukan hilirisasi pada komoditas mineral dan batu bara.
Baca: Ganjar Pranowo Dukung Efisiensi Anggaran
"Alokasi investasi itu memperlihatkan konitmen mereka sebagai 'juru kunci' hilirisasi, baik itu dalam komoditas mineral maupun batu bara," ungkap Gus Falah, Jumat (28/2/2025).
Politisi PDI Perjuangan itu menyatakan, komitmen MIND ID dalam hilirisasi mineral telah tampak dari diresmikannya produksi Smelter PT Freeport Indonesia, beberapa waktu lalu.
Baca: Ganjar Tegaskan Seluruh Kader PDI Perjuangan Taat Pada Aturan
Gus Falah juga mengungkapkan MIND ID telah merencanakan produksi komersial synthetic graphite sebagai manifestasi hilirisasi batu bara pada 2028. Saat ini, Grup MIND ID, melalui PT Bukit Asam Tbk, sedang melakukan riset intensif untuk mempersiapkan implementasi hilirisasi itu.
"Sejatinya, komitmen MIND ID soal hilirisasi mineral dan batu bara tak perlu diragukan," ungkap Gus Falah.
"Dan alokasi investasi ini semakin memperkuat keyakinan kita pada komitmen hilirisasi MIND ID," pungkasnya