Ikuti Kami

Kasus Jiwasraya, Kejagung Didesak Bongkar Aktor Intelektual

Karena menurut penuturan Hendrawan ada aktor-aktor intelektual yang bersengkongkol secara sistematis yang membuat Jiwasraya merugi.

Kasus Jiwasraya, Kejagung Didesak Bongkar Aktor Intelektual
Anggota Komisi VI DPR RI Hendrawan Supratikno.

Jakarta, Gesuri.id – Anggota Komisi VI DPR RI Hendrawan Supratikno meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut hingga tuntas siapa aktor intelektual yang menyebabkan PT Asuransi Jiwasraya mengalami kerugian yang sangat besar.

Karena menurut penuturan Hendrawan ada aktor-aktor intelektual yang bersengkongkol secara sistematis yang membuat perusahaan pelat merah tersebut merugi.

Baca: Rieke Duga Jiwasraya Dirampok Hingga Triliunan

"Kejaksaan sebagai penegak hukum juga harus berani bergerak ke sektor hulu, menuju aktor- aktor intelektual yang mendesain persekongkolan jahat ini," kata Hendrawan  di Jakarta, Rabu (26/2).

Bahkan menurut Hendrawan informasi dari tersangka Benny Tjokrosaputro bisa digunakan untuk menelusuri persengkongkolan yang terjadi di PT Jiwasraya.

"Info awal dari Benny Tjokrosaputro bisa digunakan," ujar Hendrawan.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro mengaku keterlibatan sahamnya dalam kasus Jiwasraya hanya sekitar dua persen.

"Yang jelas di Jiwasraya mungkin cuma 2 persen atau kurang dari 2 persen," kata Benny ketika ditemui di Gedung Bundar, Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, kemarin.

Ketika ditanya apakah dengan nominal dua persen itu berarti perusahaannya tidak terlibat dalam kasus tersebut, Benny meminta wartawan melakukan analisis sendiri.

Ia pun membeberkan sejumlah emiten yang diduga terlibat dalam transaksi Jiwasraya.

"Anda analisa sendiri. Ada 97 emiten swasta dan 27 emiten BUMN. Hanson cuma 2 persen," ungkapnya.

Baca: Pernyataan Jokowi Soal Jiwasraya Tidak Salahkan Siapapun

Kejaksaan Agung hingga saat ini telah menetapkan status tersangka terhadap enam orang dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Keenamnya adalah Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya Syahmirwan dan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto.

Quote