Jakarta, Gesuri.id - Politikus PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menegaskan sikap Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) yang mengoreksi direksi perusahaan plat merah itu justru membawa semangat Pertamina menuju perubahan lebih baik.
Sedangkan, lanjutnya, sikap Andre Rosiade dinilai sebaliknya dengan Ahok.
Baca: Dahsyat, Ini Gebrakan Baru Ahok di PT Pertamina
Itu dikatakannya merespon Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok dari jabatan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) lantaran dinilai telah membuat gaduh.
“Pilih mana, gaduh tapi ada perubahan ke arah lebih baik atau tenang namun penyakit perusahaan tersimpan rapi dalam laci? Hidup damai dalam status quo dengan segenap kebobrokan yang hanya bisa dirasakan atau bergejolak tetapi sedang mencari solusi di luar kelaziman? Ini dua sudut pandang pendekatan manajerial,” kata Hendrawan Supratikno kepada awak media, Rabu (16/9).
Ahok, ujar Hendrawan, merepresentasikan semangat revolusioner untuk memecah kebekuan.
"Andre ingin pendekatan evolusioner dalam kesenyapan,” tandasnya.
Hendrawan mengatakan jika ingin perubahan lebih baik di tubuh Pertamina, dibutuhkan keberanian seperti adanya sosok Ahok.
Ia juga mendukung Ahok membongkar pejabat nakal di Pertamina, tapi dirinya mengingatkan Ahok tetap menjaga sikapnya.
“Ini seperti pedal gas dan rem. Dipakai dalam kondisi-kondisi yang berbeda. Tinggal lihat ‘sikon’-nya, untuk BUMN yang penyakitnya sudah karatan, dengan sedimen pat-patgulipat yang sudah mengerak, dibutuhkan dosis keberanian mendobrak yang tinggi. Dalam bahasa Iwan Fals, ‘bongkar!’ Meski demikian, Ahok juga harus ‘tahu batas’, jangan sampai remnya blong,” ujar Hendrawan.
Baca: “Merem” Untung Rp800 Triliun, Ahok Minta Pertamina Diawasi
Sebelumnya, Politikus Partai Gerindra yang juga anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok dari jabatan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Menurutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu telah membuat Pertamina gaduh.
“Menurut saya sebagai anggota DPR Komisi VI, ya, yang mitra BUMN bahwa tidak gunanya Presiden mempertahankan Pak Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komut Pertamina. Kenapa? Pertama, ya, yang bersangkutan selalu membikin gaduh,” ujar Andre Rosiade kepada awak media, Selasa (15/9).
Permintaan Andre Rosiade itu tak terlepas dari pernyataan Ahok yang membongkar aib Pertamina.
Ahok menyebut direksi Pertamina punya hobi melobi menteri hingga direksi yang lebih suka berutang dan mendiamkan investor.