Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menilai Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) kurang peka terhadap permasalahan yang dihadapi rakyat terkait tarif jalan tol.
"Ini Kepala BPJT selama ini duduk manis Pak!" tegasnya, sambil mengingatkan bahwa yang mendapat kemarahan dari rakyat bukan hanya BPJT, tetapi juga pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan jalan tol.
"Kita yang dimarahi rakyat, Pak, ketika tarif jalan tol naik. Padahal, semua jalan tol ada uang rakyat di sana! Tahu diri lah," lanjut Lasarus dengan nada tinggi, menahan amarah, dikutip Senin (24/2).
Lasarus juga menekankan, pentingnya BPJT untuk menyadari, dana yang digunakan untuk pembangunan jalan tol berasal dari uang rakyat, tidak semua masuk dalam APBN.
"Ingat BPJT, ya! Ada uang rakyat di sana, duit rakyat dipakai buat bangun jalan tol," tambahnya. Pernyataan ini menggambarkan kekecewaan Lasarus atas kurangnya perhatian terhadap keberlanjutan pembangunan dan kenaikan tarif jalan tol yang dirasakan berat oleh masyarakat.
RDP tersebut bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pengelolaan jalan tol dan mencari solusi terkait tarif yang terus meningkat.
Lasarus menegaskan, bahwa BPJT harus lebih sensitif terhadap keluhan masyarakat, agar pengelolaan jalan tol dapat memberikan manfaat lebih besar bagi rakyat.
Sumber: sulawesi.viva.co.id