Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Mukhlis Basri meminta semua pihak tidak saling menyalahkan terkait masalah banjir yang melanda Bandar Lampung, Jumat (22/2).
"Saya ingin mengajak masyarakat untuk tetap bersabar dan tidak saling menyalahkan siapa pun atas bencana ini," katanya usai meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Bandar Lampung, Senin.
Baca: Ganjar Pranowo Belum Pastikan Maju Pada Pilpres 2029
Mukhlis mengatakan bahwa banjir di Bandar Lampung merupakan peringatan bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan tata kelola lingkungan dan infrastruktur.
"Bencana ini terjadi karena faktor alam yang luar biasa, dan kita harus tetap waspada. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG,) curah hujan tinggi diperkirakan akan berlangsung hingga April. Oleh karena itu, kita harus terus meningkatkan kesiapsiagaan bencana," kata dia.
Selain itu, lanjut Mukhlis, baik Pemerintah Pusat, Provinsi Lampung dan Kota Bandar Lampung harus bekerjasama untuk menemukan solusi yang berkelanjutan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
"Perubahan fungsi lahan, pembangunan yang tidak terencana, dan masalah infrastruktur harus segera ditangani secara serius," kata dia.
Baca: Ganjar Tegaskan Seluruh Kader PDI Perjuangan Taat Pada Aturan
Ia pun berharap kunjungan ke lokasi banjir bersama sejumlah OPD baik Provinsi Lampung dan Kota Bandar Lampung serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung dapat menjadi bahan kajian untuk mencari solusi jangka panjang.
"Memang, tidak mudah untuk membongkar bangunan yang sudah berdiri di badan sungai, meskipun hal itu melanggar peraturan daerah. Karena memang harus memikirkan kompensasi yang adil bagi masyarakat yang terdampak. Pemerintah pusat, provinsi, dan Kota Bandar Lampung harus menyiapkan dana untuk normalisasi sungai dan relokasi warga yang tinggal di daerah rawan banjir," kata dia.