Jakarta, Gesuri.id - Bupati Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Provinsi Lampung Parosil Mabsus mengatakan bahwa sebanyak 34 pekon (desa) di daerah ini menyelenggarakan Pesta Sekura Cakak Buah.
"Tentunya ini merupakan sesuatu yang patut diapresiasi. Sebagai kepala daerah saya bangga terhadap peran Muli-Mekhanai dalam mempertahankan adat istiadat, guna memastikan tradisi sekura tetap terjaga dan lestari," katanya usai kegiatan Sekura Cakak Buah di Pekon Way Empulau Ulu, di Kabupaten Lampung Barat, Rabu.
BaCa: Ganjar Pranowo Mempertanyakan Klaim Sawit Sebagai Aset Nasional
Menurut dia, kegiatan guna menjaga budaya ini harus mendapatkan dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah, tokoh agama maupun tokoh adat agar tetap bertahan hingga anak cucu nanti.
"Kami terus mendukung kegiatan positif ini. Tentunya dengan bantuan-bantuan yang diberikan ke 34 pekon tersebut, sebab hal ini sebagai stimulus awal untuk mendukung keberlangsungan acara tersebut," kata dia.
Ia pun mengatakan terpenting dalam melestarikan budaya sekura ini yakni adanya sinergi dan komunikasi antara anak muda serta tokoh adat dan tokoh masyarakat.
"Tradisi sekura tidak hanya bergantung pada peran anak muda atau Muli-Mekhanai, tetapi juga membutuhkan dukungan dari tokoh adat yang menjaga nilai-nilai budaya dan tokoh masyarakat yang turut melestarikan tradisi, kemudian tugas pemerintah daerah membantu dalam pendanaan dan pengelolaan," katanya.
Ia bersyukur setiap tahun respons masyarakat Lampung Barat terhadap kegiatan sekura cukup positif. Hal ini menunjukkan minat terhadap budaya lokal di Lampung Barat masih tinggi.
"Sehingga kami di pemerintahan juga harus terus berupaya agar kegiatan sekura ini tetap eksis sepanjang zaman," kata dia.
BaCa: Ganjar Pranowo Harap Masalah Gas Melon Cepat Tuntas
Parosil pun menyampaikan bahwa walaupun Lampung Sebatin ada di berbagai tempat di provinsi ini, namun Kabupaten Lampung Barat merupakan satu-satunya daerah yang masih setia mempertahankan Sekura Cakak Buah.
"Ke depan pemerintah berencana untuk mengevaluasi ruang bagi Pesta Sekura Cakak Buah agar cakupannya lebih luas dan lebih besar. Kemudian memperkuat nilai historis acaranya, sehingga kegiatan ini dapat terus hidup, berkembang dan tetap relevan bagi generasi mendatang," kata dia.