Ikuti Kami

Rokhmin Dahuri Sampaikan Refleksi Mendalam tentang Makna Ramadhan

Beliau menjelaskan bahwa Idul Fitri adalah hari kemenangan bagi umat Islam yang berhasil menjalankan shaum Ramadhan dengan penuh keikhlasan.

Rokhmin Dahuri Sampaikan Refleksi Mendalam tentang Makna Ramadhan
Anggota DPR RI, Rokhmin Dahuri.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI, Rokhmin Dahuri, MS dalam khutbah Idul Fitri di Masjid Jami Abu Bakar Ash-Shiddiq, Jakarta Timur,  1 Syawal 1446 H, menyampaikan refleksi mendalam tentang makna Ramadhan dan Idul Fitri sebagai momentum meningkatkan ketakwaan dan meraih kebahagiaan dunia serta akhirat. 

Beliau menjelaskan bahwa Idul Fitri adalah hari kemenangan bagi umat Islam yang berhasil menjalankan shaum Ramadhan dengan penuh keikhlasan. 

“Disebut kemenangan karena selama sebulan penuh, kita mampu mengendalikan hawa nafsu, meninggalkan hal-hal yang di luar Ramadhan dihalalkan, seperti makan, minum, hingga hubungan suami-istri di siang hari, demi ketaatan kepada Allah SWT,” tegasnya.

Baca: Ganjar Pranowo Harap Masalah Gas Melon Cepat Tuntas

Sebagaimana disampaikan oleh Khalifah Ali bin Abi Thalib, Idul Fitri bukanlah milik orang yang hanya memakai pakaian baru, tetapi bagi mereka yang keimanannya meningkat dan ketaqwaannya kepada Allah SWT semakin baik.

Mengutip QS. Al-Baqarah ayat 183, Prof. Rokhmin menyampaikan bahwa tujuan utama puasa Ramadhan adalah membentuk pribadi bertakwa. Ia menekankan bahwa ketakwaan menjadi kunci kesuksesan hidup di dunia dan jaminan surga di akhirat, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Ali-Imran ayat 133: “Surga yang luasnya seluas langit dan bumi disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.”

Dalam khutbahnya, Prof. Rokhmin Dahuri juga menggarisbawahi pentingnya ketakwaan bagi kemajuan sebuah bangsa. Ia mengutip QS. Al-A’raf ayat 96: “Jikalau penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa, Allah akan melimpahkan berkah dari langit dan bumi.”

Ia menambahkan bahwa negara yang penduduknya beriman dan bertakwa akan menjadi negara maju, damai, dan berdaulat. “Ketakwaan bukan hanya membentuk individu yang sukses, tetapi juga menciptakan masyarakat dan bangsa yang makmur dan adil,” jelasnya.

Mengangkat tema “Ibadah Puasa Ramadhan yang Meningkatkan Ketakwaan: Kunci Hidup Bahagia dan Indonesia Emas 2045″, Prof. Rokhmin Dahuri mengajak umat Islam untuk terus menanamkan ketakwaan sebagai jalan menuju kesuksesan pribadi dan kemajuan bangsa. Ia menyampaikan bahwa ketakwaan yang meningkat dari Ramadhan adalah bekal penting dalam mewujudkan Indonesia yang sejahtera dan berdaulat.

Baca: PHK Massal di 100 Hari Prabowo, Ganjar Pranowo

Lalu apa hubungannya puasa dengan sukses hidup seseorang di dunia dan kemajuan sebuah bangsa? Prof Rokhmin Dahuri menjelaskan, Allah SWT sangat tegas memberikan komitmen (berjanji) kepada orang-orang yang takwa, bahwa di dunia mereka pun hidupnya akan sukses dan bahagia. 

Sebagaimana antara lain termaktub dalam QS. At-Talaq (65), ayat-2 sampai ayat-5. Yang artinya “…..Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar (2) Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya, dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)
nya….. (3) ……Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya (4) ….. Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya (5)”.

Dalam tataran kehidupan berbangsa dan bernegara, Islam juga mengajarkan bahwa prasyarat utama bagi sebuah negara-bangsa untuk bisa maju, adil-makmur, damai, dan berdaulat adalah penduduknya harus beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. 

Sebagaimana tersurat dalam QS. Al-A’raf (7), ayat-96. Yang artinya ”jikalau penduduk suatu negeri beriman dan taqwa kepada Allah, maka Allah akan melimpahkan berkah (kemajuan dan kesejahteraan) yang datangnya dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan”.

Quote